Cara Membuat Link UTM untuk TikTok, Snapchat, dan Google Ads
28 Oktober 2026 · 8 menit baca
Cara Membuat Link UTM untuk TikTok, Snapchat, dan Google Ads
Dalam satu minggu Anda menjalankan iklan TikTok, story Snapchat, dan postingan influencer, lalu penjualan naik. Pertanyaan sulitnya: mana yang berhasil? Link UTM menjawabnya: beberapa tag pendek di akhir link memberi tahu analytics Anda dari mana setiap kunjungan berasal. Panduan ini menjelaskan setiap tag, sistem penamaan yang tetap rapi, dan contoh siap pakai untuk platform yang kemungkinan besar Anda gunakan.
Apa itu link UTM dan mengapa kampanye membutuhkannya
Link UTM adalah alamat web biasa dengan tag tambahan setelah tanda tanya, misalnya yourshop.com/offers?utm_source=tiktok&utm_medium=paid_social&utm_campaign=summer_sale. Bagi pengunjung, halamannya terbuka persis sama. Bedanya, tools analytics seperti Google Analytics membaca tag tersebut dan mencatat kunjungan itu di bawah source, medium, dan campaign yang bersangkutan.
Tanpa tag, banyak traffic kampanye masuk dengan label yang tidak jelas. Kunjungan dari aplikasi sering muncul sebagai direct atau sebagai sumber sosial yang umum, dan kode QR cetak tidak memberi tahu apa pun tentang di mana ia dipindai. Anda mungkin melihat bahwa Instagram mengirim pengunjung, tetapi tidak tahu apakah mereka datang dari story berbayar, link bio, atau postingan seorang kreator.
Dengan tag, setiap link membawa namanya sendiri. Brand pakaian di Dubai bisa membandingkan dua video TikTok, sekolah bahasa di Madrid bisa melihat apakah newsletter atau iklan Google-nya yang mendatangkan lebih banyak pertanyaan, dan kafe di Jakarta bisa tahu apakah flyer di meja kasir pernah dipindai. Tag tidak memakan biaya dan berfungsi di hampir semua tools analytics.
Lima parameter UTM dan fungsi masing-masing
Ada lima tag standar. Tiga yang pertama menjelaskan dari mana kunjungan berasal dan mengapa; dua terakhir adalah detail opsional untuk membandingkan versi di dalam satu kampanye.
Cara mudah mengingatnya: source adalah dari mana, medium adalah bagaimana, campaign adalah mengapa, dan content adalah yang mana.
- utm_source adalah siapa yang mengirim pengunjung: platform atau situsnya, seperti tiktok, snapchat, instagram, google, atau newsletter. Inilah satu-satunya tag yang wajib ada di setiap link UTM.
- utm_medium adalah jenis traffic: paid_social untuk iklan media sosial berbayar, social untuk postingan tidak berbayar, cpc untuk iklan pencarian berbayar, email untuk email, dan print untuk materi cetak.
- utm_campaign adalah alasan link dibuat: promosi, peluncuran, atau musimnya, seperti ramadan_sale, back_to_school, atau new_menu.
- utm_content memberi tahu versi mana yang diklik ketika satu kampanye punya beberapa iklan, video, tombol, atau kreator: video_a, video_b, story_ad, atau creator_sara.
- utm_term terutama untuk iklan pencarian berbayar, untuk mencatat kata kunci atau audiens, seperti running_shoes atau past_buyers.
Sistem penamaan yang tetap rapi di Google Analytics
Tag hanya membantu jika konsisten. Google Analytics mencatat nilai persis seperti yang ditulis, sehingga TikTok, tiktok, dan tik-tok menjadi tiga baris terpisah dan hasil Anda terpecah di antaranya. Sebagian besar laporan yang berantakan berasal dari beberapa orang yang memberi tag pada link secara manual, masing-masing dengan gayanya sendiri.
Solusinya adalah seperangkat aturan singkat yang diikuti semua orang, ditulis di tempat yang bisa dilihat seluruh tim.
Medium perlu perhatian khusus, karena Google Analytics menggunakannya bersama source untuk mengelompokkan kunjungan ke dalam channel seperti paid social, organic social, paid search, dan email. Gunakan nilai yang umum dipakai seperti paid_social, social, cpc, dan email, maka traffic Anda masuk ke channel yang Anda harapkan.
- Selalu huruf kecil: tiktok, jangan pernah TikTok.
- Garis bawah, bukan spasi atau pemisah campuran: summer_sale, bukan “summer sale” atau Summer-Sale.
- Daftar source dan medium yang tetap, agar tidak ada yang membuat paidsocial di samping paid_social.
- Nama kampanye yang masih masuk akal setahun kemudian: produk atau penawaran ditambah periodenya, seperti eid_2027_abayas.
- Satu orang yang menyetujui nilai baru, agar daftarnya tetap pendek.
Tips: UTM builder gratis menerapkan dua aturan pertama untuk Anda: saat Anda mengetik, setiap nilai diubah menjadi huruf kecil dan spasi diganti dengan garis bawah, sehingga tim yang membuat semua link-nya di sana tetap konsisten tanpa perlu memikirkannya.
Contoh UTM siap pakai untuk setiap platform
Berikut set awal yang bisa Anda salin. Ganti nama kampanye dengan milik Anda, biarkan source dan medium apa adanya, dan tambahkan utm_content setiap kali Anda menjalankan lebih dari satu versi.
Contoh-contoh ini mengikuti satu aturan: iklan berbayar memakai paid_social atau cpc, postingan tidak berbayar memakai social. Dengan begitu platform yang sama bisa muncul dua kali di laporan Anda, sekali sebagai berbayar dan sekali sebagai tidak berbayar, dan memang itulah yang Anda inginkan.
- Iklan TikTok: utm_source=tiktok&utm_medium=paid_social&utm_campaign=ramadan_sale&utm_content=video_a
- Iklan Snapchat: utm_source=snapchat&utm_medium=paid_social&utm_campaign=summer_launch&utm_content=story_ad
- Iklan Instagram dan Facebook (Meta): utm_source=instagram&utm_medium=paid_social&utm_campaign=black_friday&utm_content=carousel_1, dengan facebook sebagai source untuk iklan yang tampil di Facebook.
- Link bio atau story Instagram, tidak berbayar: utm_source=instagram&utm_medium=social&utm_campaign=bio_link
- Google Ads: utm_source=google&utm_medium=cpc&utm_campaign=brand_search&utm_term=your_keyword
- X: utm_source=twitter&utm_medium=social&utm_campaign=product_launch. Banyak tim tetap memakai twitter sebagai source agar laporan lama dan baru cocok; pilih satu nama dan pertahankan.
- YouTube: utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=how_to_series&utm_content=description_link
- WhatsApp: utm_source=whatsapp&utm_medium=social&utm_campaign=weekly_offers&utm_content=status, atau broadcast untuk daftar siaran.
- Newsletter email: utm_source=newsletter&utm_medium=email&utm_campaign=october_newsletter&utm_content=top_button
- Influencer: utm_source=instagram&utm_medium=influencer&utm_campaign=eid_collab&utm_content=creator_name, dengan satu link untuk setiap kreator.
- Kode QR cetak: utm_source=qr&utm_medium=print&utm_campaign=store_flyer&utm_content=counter
Di mana memasang link bertag untuk setiap kasus
Tag hanya berfungsi jika link bertag itulah yang benar-benar diketuk orang. Untuk iklan berbayar, link dimasukkan ke URL tujuan atau URL situs web iklan. Beberapa platform iklan, termasuk Meta dan TikTok, juga menyediakan kolom terpisah untuk parameter URL, kadang dengan placeholder yang otomatis mengisi nama kampanye atau iklan untuk Anda. Kedua cara berfungsi; pilih salah satu dan gunakan secara konsisten.
Di Google Ads, Anda bisa menambahkan tag ke setiap final URL, atau sekali untuk seluruh kampanye atau akun di pengaturan pelacakan. Jika auto-tagging aktif dan Google Ads terhubung ke Google Analytics, klik iklan sudah teridentifikasi di sana; tag manual tetap membantu tools lain yang membaca kampanye dari link.
Untuk postingan tidak berbayar, pasang link bertag di mana pun platform mengizinkannya: link bio, stiker link di story, atau deskripsi di bawah video. Tag yang panjang terlihat berantakan di bio, jadi banyak orang mengarahkan bio ke satu halaman pendek dan memberi tag pada halaman itu saja. Untuk materi cetak, masukkan link bertag ke dalam kode QR; kode tersebut menyembunyikan panjang link sepenuhnya.
Cara membuat link UTM dalam waktu kurang dari satu menit
Anda bisa mengetik tag secara manual, tetapi builder mencegah salah ketik kecil yang memecah laporan Anda. Berikut langkahnya dengan UTM builder linkom, yang gratis, tidak perlu akun, dan berjalan di browser Anda, sehingga apa pun yang Anda ketik tidak dikirim ke linkom.
Builder juga mengingat link terakhir Anda di perangkat Anda. Simpan juga satu sheet bersama yang sederhana, dengan satu baris per link: tanggal, di mana dipakai, link lengkap, dan siapa yang membuatnya. Sheet itu membuat hasil Anda tetap mudah dibaca berbulan-bulan kemudian.
- 1Tempel alamat yang ingin dituju pengunjung, seperti halaman produk, halaman booking, atau halaman link-in-bio Anda.
- 2Ketuk preset untuk platformnya, misalnya TikTok, Snapchat, Google Ads, WhatsApp, influencer, atau QR dan cetak, untuk mengisi source dan medium.
- 3Ketik nama kampanye dari daftar tim Anda, dan tambahkan utm_content jika Anda membandingkan beberapa versi.
- 4Salin link yang sudah jadi, tempel ke iklan, postingan, atau pesan, lalu buka sekali untuk memastikan halaman terbuka dengan tag yang masih ada di alamat.
- 5Untuk materi cetak, unduh kode QR dari link yang sama sebagai PNG dan uji dengan dua ponsel berbeda sebelum file dikirim ke percetakan.
Kesalahan UTM yang umum dan harus dihindari
Sebagian besar masalah pelacakan berasal dari segelintir kebiasaan, dan masing-masing mudah diperbaiki.
- Memberi tag pada link di dalam situs Anda sendiri. Tag pada tombol menu atau banner bisa mengulang atribusi kunjungan, sehingga penjualan yang berasal dari iklan TikTok justru dikreditkan ke beranda Anda sendiri. Beri tag hanya pada link yang mengarah ke situs Anda dari luar.
- Huruf besar-kecil dan ejaan yang campur aduk. Facebook, facebook, dan fb memecah satu source menjadi tiga. Huruf kecil dan daftar yang tetap mencegahnya.
- Mengganti nama di tengah kampanye. Mengubah summer_sale menjadi summer_sale_v2 di tengah jalan memecah hasilnya. Tentukan nama sebelum peluncuran dan gunakan utm_content untuk versi baru.
- Memberi tag pada postingan tidak berbayar seperti iklan berbayar. Jika story tidak berbayar Anda juga memakai paid_social, iklan terlihat lebih bagus daripada kenyataannya. Pisahkan medium berbayar dan tidak berbayar.
- Satu link untuk semua tempat. Link bertag yang sama di bio, iklan, dan newsletter tidak memberi tahu Anda hal baru. Gunakan satu link untuk setiap tempat.
- Data pribadi di dalam tag. Jangan pernah memasukkan nama pelanggan, nomor telepon, atau alamat email ke nilai UTM; semuanya muncul di laporan dan di address bar.
Cara membaca hasilnya
Beri kampanye waktu beberapa hari sebelum Anda menilainya, lalu bandingkan source dan kampanye secara berdampingan. Di Google Analytics, laporan akuisisi (acquisition) memungkinkan Anda melihat kunjungan berdasarkan source dan medium atau berdasarkan kampanye; persempit ke satu kampanye untuk membandingkan versinya lewat utm_content.
Lihat lebih jauh dari jumlah kunjungan. Video yang mendatangkan banyak pengunjung yang langsung pergi bisa jadi kurang berharga dibanding newsletter kecil yang mendatangkan orang-orang yang memesan. Bandingkan apa yang dilakukan pengunjung setelah tiba, seperti ketukan WhatsApp, booking, atau pesanan, dan biarkan itu menentukan ke mana anggaran berikutnya dialokasikan.
Jika link in bio Anda adalah halaman linkom, halaman itu membaca utm_source, utm_medium, dan utm_campaign di setiap kunjungan, juga link terlacak ?src= miliknya sendiri, dan analytics-nya menunjukkan source dan kampanye mana yang mendatangkan kunjungan dan ketukan. Rincian itu termasuk dalam analytics lengkap di paket Starter ke atas; paket Free menampilkan angka dasar. Halaman yang terhubung ke Google Analytics atau Meta Pixel (Pro ke atas) juga meneruskan tag ke tools tersebut. Panduan analytics menjelaskan setiap laporan, dan galeri contoh menampilkan halaman jadi untuk berbagai jenis bisnis.
Tips: Tinjau hasil di hari yang sama setiap minggu dan tulis satu baris per kampanye: berapa biayanya, apa hasilnya, dan apa yang akan Anda ubah.
Pertanyaan umum
Apa itu link UTM?
Link biasa dengan tag yang ditambahkan setelah tanda tanya, yang memberi tahu tools analytics dari mana sebuah kunjungan berasal. Halamannya terlihat sama bagi pengunjung; yang berubah hanya cara kunjungan dicatat.
Parameter UTM mana yang wajib?
Secara ketat hanya utm_source yang wajib, tetapi gunakan utm_source, utm_medium, dan utm_campaign bersama-sama agar laporannya berguna. Tambahkan utm_content untuk membandingkan versi dan utm_term untuk kata kunci atau audiens.
Bagaimana cara membuat link UTM untuk iklan TikTok?
Gunakan tiktok sebagai source, paid_social sebagai medium, dan nama kampanye Anda, lalu tempel link yang sudah jadi ke URL tujuan iklan. Tambahkan utm_content dengan nama singkat untuk setiap video agar Anda bisa membandingkannya.
Apakah nilai UTM peka huruf besar-kecil?
Ya. Di sebagian besar tools analytics, termasuk Google Analytics, TikTok dan tiktok dicatat sebagai nilai yang berbeda, jadi tulis setiap nilai dengan huruf kecil.
Bisakah menambahkan tag UTM ke kode QR?
Bisa. Buat link bertag terlebih dahulu, lalu buat kode QR dari link itu. Pengunjung tidak pernah melihat tag-nya, dan memberi setiap flyer atau poster utm_content-nya sendiri menunjukkan mana yang benar-benar dipindai orang.
Langsung praktikkan
Tulis daftar penamaan Anda hari ini, beri tag pada setiap link untuk kampanye berikutnya, dan jika Anda ingin halaman link-in-bio yang membaca tag itu untuk Anda, mulai gratis di linkom.
Mulai gratis